Setiap tahun umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Para umat muslim pun berlomba menunaikan ibadah sunnah muakkadah tersebut. Apabila Anda berniat berkurban ada beberapa larangan yang harus ditunaikan diantaranya, memotong kuku dan mencukur rambut. Larangan tersebut wajib dihindari saat telah masuk 1 Dzulhijah seperti dalam hadist Ummu Salamah Radhiyallahu’anha bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Apabila kamu sekalian melihat bulan sabit dari bulan Dzulhijjah, sedang seorang dari kamu hendak berkurban, maka hendaklah ia menahan rambut dan kuku-kukunya.” (HR. Muslim 1977)

Maka dari itu, seorang muslim yang berniat berkurban hendaknya tidak memotong kuku ataupun mencukur rambut setelah memasuki 10 hari awal bulan Dzulhijah. Namun begitu, larangan ini tidak ada hubungannya dengan keabsaahan qurban. Sekalipun ada orang yang memotong rambut dan kukunya, baik karena tidak tidak tahu atau dilakukan dengan sengaja maka qurban yang dia lakukan tetap sah. Lebih dari itu, orang yang melanggar larangan hadis di atas jangan sampai menjadikannya sebagai alasan untuk membatalkan rencana qurbannya. Allahu a’lam.

“Hanya saja, wajib untuk diketahui bahwa orang yang memotong rambut dan kukunya jangan menjadikannya sebagai sebab untuk meninggalkan rencana qurbannya. Dan dia wajib memohon ampun kepada Allah dan bertaubat (karena melanggar larangan memotong kuku).” (As-ilah Wa Ajwibah Muhimmah, Hlm. 33).

2 thoughts on “Ini Hukum Memotong Kuku dan Cukur Rambut Sebelum Berkurban

Leave a Reply

Your email address will not be published.